dari : SMP14 Depok
Seorang penjaga rel kereta api mengikuti ujian kenaikan pangkat untuk menempati kedudukan sebagai supervisor.
Untuk menempati kedudukan tersebut ia harus mengikuti test wawancara.
Penguji bertanya, “Misalkan ada dua kereta api berpapasan pada jalur yang sama, apa yang akan kamu lakukan?”
“Tentu saja saya akan memindahkan salah satu kereta ke jalur yang lain,” jawabnya.
Penguji bertanya lagi, “Kalau handle untuk pengalihan relnya rusak, bagaimana?”
“Oh, saya akan langsung turun ke rel dan membelokkan relnya secara manual.”
“Kalau macet atau alatnya rusak bagaimana?” tanya penguji.
"Saya pakai HP dan menelepon stasiun terdekat.” jawabnya.
"Kalau HP baterai habis"
“Saya kembali ke pos dan menelepon stasiun terdekat.” jawabnya.
“Kalau telepon di pos rusak?”
“Saya akan lari ke telpon umum terdekat.”
“Kalau telpon umum juga rusak??”
"Saya cari pinjaman telepon"
"Kalau tidak ada yang meminjamkan."
Sejenak sang penjaga terdiam, lalu menjawab
"Kalau semua rusak, HP rusak, tidak bisa pinjam sama siapapun, maka saya akan segera menjemput nenek saya..."
"Jemput nenek?, memang nenek kamu bisa betulin rel kereta?" tanya penguji.
“Bukan begitu, nenek saya umurnya sudah 89 tahun, dan seumur hidup belum pernah melihat kereta api tabarkan!"
GUBRAK
Humor dan Hikmah:
Apa yang terjadi pada sang sang penjaga rel kereta apa adalah kata "MENYERAH" atau "PASRAH".
Seringkali dalam kehidupan kita mendapat tantangan lalu kita taklukkan, lalu ada tantangan lagi kita taklukkan, lalu muncul lagi kita lawan lagi sampai akhirnya kita kelelahan dan pasrah.
"MENYERAH" adalah sesuatu yang tidak boleh ada dalam kamus kehidupan Anda.
Ada yang menyerah pada hambatan pertama, ada yang menyerah pada hambatan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya.
Tapi PEMENANG tidak mengenal kata menyerah.
Mereka terus berusaha.
SELAMA MASIH ADA WAKTU MASIH ADA HARAPAN!
Terus berjuang, berjuang dan berjuang terus, sampai kematian membuat kita tidak bisa melakukan apa-apa lagi.
Jangan menyerah, selalu saja ada jalan, selalu ada harapan.
Lihat para tokoh di buku No Excuse! Mereka sukses karena tidak menyerah. Mereka tidak menyerah pada kemiskinan, pada minimnya pendidikan, pada sedikitnya dukungan atau atas alasan apapun.
No Excuse! karena Anda bisa!
Seharusnya petugas kereta tadi menjawab,
"Saya akan cari jalan untuk mengatasinya"
dan itu juga jawaban Anda atas segala masalah yang dihadapi.
Tampilkan postingan dengan label SMP14 Depok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMP14 Depok. Tampilkan semua postingan
Rabu, 19 Januari 2011
Cerita "Made in Japan"
Made in Japan
dari : smp14depok.weebly.comDi sebuah airport di New York, seorang pebisnis Jepang yang baru pertama kali ke luar negeri naik taksi hendak pergi ke hotel.
Di perjalanan, tiba-tiba taksinya disalip sebuah mobil yang melaju kencang. Bukannya marah melihat mobilnya disalip, si pebisnis Jepang malah bangga dan berteriak dengan bahasa campuran Jepang-Inggris, “Aaaah! Toyota made in Japan, hayai... very fast (Cepat - sangat cepat)!”
Supir taksi, yang mengendarai mobil ford, diam membisu.
Tak lama kemudian sebuah mobil lain juga menyalip taksinya. Spontan si Jepang berteriak, “Aaaah! Nissan made in Japan. hayai nee... very fast (cepat, sangat cepat).”
Belum lama berselang mobil ketiga, lalu mobil keempat menyalip taksinya, ia berseru dengan gembira. “Aaaah! Mazda eee Mitsubishi...tsugoi...made in Japan very very fast!.” (hebat, sangat sangat cepat).Setibanya di hotel, si turis bertanya, “How much?” (Berapa ongkosnya).
“100 dollars please ….” kata supir taksi.
Pebisnis Jepang terperanjat. "What, 100 dollars, takai nee ...expensive! The airport is not far, nee!!" (Apa? 100 dollars?! Mahal amat?! Aiport tidak jauh)
Kali ini si supir tersenyum, sambil menunjuk argometer dan berkata
“Aaah! Argometer, made in Japan, very-very fast!”.
Supir taksi itupun memasukkan 100 dolar ke kantongnya sambil tersenyum puas.
(Mohon maaf buat Jepang, it is just a joke bukan untuk merendahkan bangsa tertentu).
Seringkali kesombongan akan berbalik pada kita.
Jika dalam diri muncul rasa sombong, maka tidak akan berdampak sebelum diucapkan sebelum mempengaruhi perilaku.
Prasangka, sombong, iri dan berbagai rasa negatif kadang muncul dalam diri kita, dan itu adalah sesuatu yang tidak bisa kendalikan, akan tetapi kita tidak berdosa jika muncul rasa itu.
Tapi ketika kesombongan sampai diucapkan, maka alam semesta akan merespon, setidaknya begitulah aturan Allah yang kita bisa lihat dalam kehidupan.
Supir taksi itu sebenarnya baik-baik saja saja, tetapi ketika mendapat perilaku sombong yang tidak menyenangkan akhirnya merespon dengan kalimat balasan yang cukup menyakitkan.
Ketika Qorun menjadi kaya itu bukan masalah, tetapi ketika ia sombong dan membangun gedung tinggi untuk menantang melihat Tuhan maka ia dibenamkan ke dalam tanah.
Ketika Firaun berkuasa itu bukan masalah, tetapi ketika ia merasa paling tinggi kekuasaannya ia dibenamkan ke lautan.
Ketika kapal Titanic dibangun megah dan termegah di zamannya itu bukan masalah. tetapi ketika pembuatnya mengatakan "Kapal ini begitu hebat, bahkan Tuhan tidak bisa menenggelamkannya" maka kapal itu tenggelam di pelayaran pertama dan tidak sempat mendarat di tempat tujuannya.
Jadi jangan pernah keluar kesombongan dari mulut Anda.
Jangan sampai mengubah perilaku Anda.
Jika ada dalam hati, netralisir, dan ingat bahwa hanya Tuhan yang pantas untuk sombong.
Langganan:
Postingan (Atom)